Webnya Luqman Hakim


Dunia remaja merupakan dunia yang tidak pernah dilupakan oleh semua orang, tidak berlebihan jika seringkali orang berbicara bahwa dunia remaja perlu dimanfaatkan sepenuhnya, karena tidak mungkin dicapai lagi bila sudah menginjak usia dewasa. Setelah pulang dari sekolah atau dari perkuliahan bisa dengan mudah bermain terlebih dahulu ke mana yang disukai tanpa ada keharusan untuk terikat dengan urusan lain atau bahkan sering pula nekat tidak minta ijin dengan orang tua untuk pergi ke suatu tempat karena merasa jika ijin justru tidak akan diperbolehkan pergi. Masa remaja tiap generasi membawa karakteristiknya masing-­masing, misalnya ada yang cukup merasa puas dengan sekadar berjalan-jalan sehabis pulang sekolah, mengunjungi rumah salah satu teman, tetapi sekarang jika tidak sempat pergi ke mall, atau ke kafe mungkin tidak ngetren. Selain itu, persoalan yang dihadapi oleh tiap generasi remaja ini pun berbeda dan terkadang semakin rumit saja.

Salah satu persoalan yang ingin diungkap adalah tentang persoalan pornografi yang selalu ada di sekitar kita. Pornografi itu sendiri diartikan tidak hanya bersumber dari satu media, tetapi berasal baik dari media cetak seperti: koran, majalah, tabloid, atau media elektronik seperti: televisi, radio, ataupun situs-situs tertentu di internet. Jika dahulu orang mendapat majalah yang sedikit berbau porno susah sekali tetapi sekarang gambar-gambar yang erotis dan merangsang mudah sekali didapat. Seringkali bahkan ada sebuah majalah yang tidak jelas hubungannya antara artikel yang ada dengan ilustrasi gambarnya yang mempertontonkan seorang gadis dengan pose tertentu.

Dahulu juga tidak mudah orang mengakses internet untuk kebutuhan tertentu karena persoalan biaya yang mahal dan tidak setiap orang memilikinya, tetapi sekarang akses ini sangat dipermudah dengan masuknya kekuatan teknologi super canggih, yang membuat biaya pemasangan internet semakin murah serta menjamurnya layanan akses internet. Tidak cuma di kota besar tetapi kota-kota kecil pun tidak luput dari lirikan bisnis membuka Wafting internet. Akibatnya adalah adalah orang (baca: remaja) semakin dipermudah asksesnya terhadap internet dan batas informasi antar negara pun menjadi semakin tipis, berarti semua hal bisa diperoleh dari layanan ini, tak terkecuali layanan situs porno yang menyajikan baik gambar yang bergerak atau tidak bergerak. Pertanyaannya berikutnya kemudian adalah apakah remaja cukup kuat menerima pengaruh-pengaruh tadi, dan kondisi seperti apakah pada remaja yang membuat posisinya cukup riskan terpengaruhi oleh pornografi tersebut?

Pornografi berpeluang mempengaruhi remaja untuk mencoba hal-hal yang negatif seperti terlibat dalam kasus perkosaan (baca: kekerasan dan pelecehan seksual), melakukan hubungan seksual yang menyebabkan fisiko terhadap kehamilan, penyakit menular seksual, atau bahkan AIDS. Kenyataannya, angka yang menunjukan prilaku tersebut sangat memprihatinkan bahkan tidak hanya terpusat di salah satu kota, tetapi di beberapa kota lainnya persoalan ini menunjukan hal yang sama. Maknanya adalah ada kemungkinan remaja tidak bisa bertahan terhadap masalah ini dan kecenderungannya semakin mengkhawatirkan saja, walau memang tidak bisa digeneralisasi bahwa semua remaja seperti itu. Lalu mengapa remaja menjadi sangat berisiko?


Free Webpages at Webspawner.com
Web hosting

Send E-Mail to: godbless@linuxmail.org

Free Webpages This page created using the webpage creation facilities of Webspawner.
Copyright © 2001 Luqman. All Rights Reserved